Definisi PHP

Diposkan oleh Ridho Novdian

Sejarah PHP

Pada awalnya PHP merupakan kependekan dari Personal Home Page (Situs personal). PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama Form Interpreted (FI), yang wujudnya berupa sekumpulan skrip yang digunakan untuk mengolah data formulir dari web.
Selanjutnya Rasmus merilis kode sumber tersebut untuk umum dan menamakannya PHP/FI. Dengan perilisan kode sumber ini menjadi sumber terbuka, maka banyak pemrogram yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP.

Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini, interpreter PHP sudah diimplementasikan dalam program C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan.

Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik, dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998, perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan rilis tersebut sebagai PHP 3.0 dan singkatan PHP diubah menjadi akronim berulang PHP: Hypertext Preprocessing.

Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai pada awal abad ke-21. Versi ini banyak dipakai disebabkan kemampuannya untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi.

Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Versi ini juga memasukkan model pemrograman berorientasi objek ke dalam PHP untuk menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma berorientasi objek.

Program Hello World

Program Hello World yang ditulis menggunakan PHP adalah sebagai berikut:
<?php
    echo "Hello World";
?>

Program bilangan Fibonacci

Berikut ini adalah contoh program yang relatif lebih kompleks yang ditulis dengan menggunakan PHP. Contoh program ini adalah program untuk menampilkan 20 bilangan pertama dari deret bilangan Fibonacci.terdapat beberapa variable atau sintax. seperti function. itu merupakan bagian dari javascript.

<?php
function fibonacci_seq( $panjang ) {
   for( $l = array(0,1), $i = 2, $x = 0; $i < $panjang; $i++ )
        $l[] = $l[$x++] + $l[$x];
   return $l;
}
fibonacci_seq(20);
// Angka "20" dapat diganti sesuai keinginan
?>

Kelebihan PHP Dari Bahasa Pemrograman Lain

Beberapa kelebihan PHP dari bahasa pemrograman web, antara lain:
1. 'Bahasa pemrograman PHP adalah sebuah bahasa script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaanya.'
2. 'Web Server yang mendukung PHP dapat ditemukan dimana - mana dari mulai apache, IIS, Lighttpd, hingga Xitami dengan konfigurasi yang relatif mudah.'
3. 'Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis - milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan.'
4. 'Dalam sisi pemahamanan, PHP adalah bahasa scripting yang paling mudah karena memiliki referensi yang banyak.'
5. 'PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (Linux, Unix, Macintosh, Windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah system.'

Tipe data

PHP memiliki 8 tipe data, yaitu:
Boolean
Integer
Float/ Double
String
Array
Object
Resource
NULL

Sumber :
Wikipedia

JQuery User Interface

Diposkan oleh Ridho Novdian

JQuery UI 


 JQuery UI merupakan plugin komponen user interface (hal-hal yang berhubungan dengan antarmuka pengguna) berupa interaksi, widget berfitur lengkap dan efek animasi yang berada di bawah framework JQuery. Setiap komponen dibangun sesuai dengan arsitektur kerja JQuery (menemukan sesuatu, kemudian memanipulasinya) dan memiliki kemampuan untuk menerima tema yang bermacam-macam sesuai dengan keperluan desain — JQuery UI

Sejauh yang Saya pelajari selama ini, dibandingkan dengan kemampuannya sebagai pendukung efek-efek animasi baru yang tidak ada di dalam JQuery, peran JQuery UI lebih mendominasi ke dalam hal-hal yang berhubungan dengan penciptaan aplikasi online dengan standar yang sangat baik:

Slider, button, dialog box, accordion, tooltip, tabs, date picker, progressbar dan masih banyak lagi. Bahkan juga autocomplete seperti dalam fitur HTML5.

Semuanya begitu lengkap hingga sangat mudah sebenarnya ketika seorang pengembang menemukan konsep aplikasi online, JQuery UI bisa mengatasi beberapa masalah yang tersisa seperti tema, objek, variabel dan termasuk dukungan peramban penuh (setidaknya selalu diusahakan begitu sampai sekarang).
 

Contoh Instalasi JQuery UI dalam Bidang Kerja

 
<link href='jqueryui-theme.css' type='text/css' rel='stylesheet'>
<script src='jquery.js' type='text/javascript'></script>
<script src='jqueryui-1.8.1.js' type='text/javascript'></script>
<script type='text/javascript'>
$(document).ready(function() {

  // Lakukan sesuatu di sini...

});
</script>

Google Ajax Libraries API (CDN)

JQuery UI siap pakai dari Google yang dapat digunakan:

Framework JQuery UI

<script type='text/javascript' src='http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jqueryui/1.8.6/jquery-ui.min.js'></script>
<script type='text/javascript' src='http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jqueryui/1.8.7/jquery-ui.min.js'></script>
<script type='text/javascript' src='http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jqueryui/1.8.8/jquery-ui.min.js'></script>
...
...
 
dan seterusnya sampai versi terakhir di tahun 2011…
 
<script type='text/javascript' src='http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jqueryui/1.8.16/jquery-ui.min.js'></script>
  

 

CSS

Revisi CSS mengikuti revisi Framework JQuery UI:

<link rel='stylesheet' type='text/css' href='http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jqueryui/1.8.0/themes/base/jquery-ui.css'>
...
...
<link rel='stylesheet' type='text/css' href='http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jqueryui/1.8.16/themes/base/jquery-ui.css'>


Dokumentasi

Cara belajar:
Mulai Belajar JQuery UI »


Sumber :
http://www.dte.web.id/2011/12/jquery-ui.html

DEFINISI jQuery

Diposkan oleh Ridho Novdian

 DEFINISI jQuery

 

jQuery adalah sebuah library Javascript yang sangat ringkas dan sederhana untuk memanipulasi komponen di dokumen HTML, menangani event, animasi, efek dan memproses interaksi ajax. jQuery dirancang sedemikian rupa supaya membuat program menggunakan Javascript menjadi relatif sangat mudah. Sesuai slogan nya, write less, do more. Menulis kode lebih sedikit, tetapi melakukan pekerjaan lebih banyak.

jQuery ukuran nya cukup kecil, sehingga tidak memperlambat proses loading halaman web yang kita buat. jQuery juga kompatibel dengan CSS3 dan yang tak kalah penting adalah jQuery bisa berjalan di semua browser – cross browser.

jQuery diluncurkan pada Januari 2006 oleh John Resig. jQuery adalah library Javascript yang paling populer saat ini. Karena kecanggihan nya, jQuery dipakai oleh perusahaan besar seperti Google. Dell, CBS, digg, Netflix, Bank of America, Mozilla, Drupal, dsb.

jQuery adalah library Javascript yang gratis dan open source. Oleh karena nya kita bisa menggunakan jQuery dengan bebas untuk keperluan pengembangan website kita. Tanpa library seperti jQuery, menerapkan Javascript mungkin akan lebih sulit, terutama untuk pemula yang baru belajar Javascript. Plugin tambahan seperti JQuery UI (user interface) semakin memudahkan kita mengembangkan website yang cantik dan interaktif. Selain itu tersedia plugin-plugin lain yang makin memperkaya kemampuan jQuery.

Kemampuan memahami jQuery cukup penting untuk anda yang berprofesi di bidang pengembangan website atau anda yang sedang berencana membuat website yang cantik dan interaktif.


Sumber :



( Cyko + Handbrake CLI set )

Diposkan oleh Ridho Novdian

Aplikasi Pengubah Ukuran Video Tanpa Merusak Kualitas Video
( Cyko + Handbrake CLI set )




Pagi – pagi yang dingin begini nampaknya seru bila kita menonton film film kesayangan kita… yaa biasanya sih kalau saya sendiri nontonnya di laptop hehee

Kebetulan saya sangat hobby mengoleksi film – film seru yang pasti film baik – baik tapi….. itu membuat memori laptoop menjadi penuh..
haduh gimana yah kira kira…?

haha bila sobat ada yang mendapat kan masalah yang sama dengan saya maka sobat betul mengunjungi blog ini.. karena saya akan berbagi aplikasi keren yang mampu membuat ukuran video berkurang drastis tapi kualitas gambar bisa dijamin bagus ko gak rusak.


bahkan saya pernah merubah ukuran video yang berukuran 15 Gb menjadi 123 Mb kren kan hehee dan ditambah lagi kualitas gambarnya kagak berubah jadi jelek…

Bagi sobat yang ingin mencoba silahkan download dibawah ini :

Password Download dan Rar nya : Tsumasaga.wordpress.com

Untuk cara penggunaannya mudah kok

1. Anda ekstrak file yang telah di download
2. anda buka folder2 nya
3. jalankanlah aplikasi yang bernamakan HandBrakeCLI.exe..
4. Buka aplikasi Cyko.exe
5. Lalu masukan video yang ingin di perkecil ukurannya, lihat gambar berikut

 6. Setelah itu Klik pilihan menu selanjutnya ( Options ), dan lihat gambar berikut :


Isikan :
Value dengan nilai 26
Height dengan nilai 400, dan
Audio Bitrate dengan nilai 48
*Untuk Value, Height, dan Audio Bitrate diisi sesuai dengan keinginan kita (Isian diatas ukuran Standar)

7. Setelah itu klik tombol Scan Audio Tracks Count Then Put Parameters To Outputs
8. Pilih Menu Outputs lalu klik tombol Encode dan tunggulah prosesnya hingga selesai hehehe

Setelah selesai lihatlah hasilnya di folder aplikasi tersebut..

oke sekian dari saya semoga bermanfaat dan berguna......................................















sumber:
http://tsumasaga.wordpress.com/2013/01/10/download-aplikasi-pengubah-ukuran-video-tanpa-merusak-kualitas-video-cyko-handbrake-cli-set/

Cara Membuat video web dengan Video Light Box

Diposkan oleh Ridho Novdian

Video Light Box




Assalamualaikum Wr.Wb
Kali ini saya akan membagi software untuk membuat video web secara cepat dan lebih gampang dibuat
untuk lebih jelasnya kita lihat langsung gambar screenshootnya :


tampilan awal software

pilih add file


pilih jenis tampilan videonya


tampilan plugin videonya


pilih dimana akan disimpan file tersebut


tampilan setelah di publish


ini hasil dari video plugin apabila kita klik videonya


The only prerequisite for adding this effect to your site is that you must have FTP access to upload the JavaScript files that are needed. You will need to replace parts of this code with your own video details. All of these are marked in capital letters.


Framework Kiki Si Kancil

Diposkan oleh Ridho Novdian

Framework Kiki Si Kancil

Assalamualaikum Wr.Wb
Kali ini saya akan berbagi pengalaman tentang Framework Kiky Si Kancil, Framework ini saya dapatkan dari dosen web saya  dan bisa diakses di https://www.facebook.com/kikysikancil untuk lebih jelasnya mari kita lihat gambar dibawah ini

Tampilan Utama dari Framework

Framework Kiky Si Kancil merupakan pengembangan dari CRUD Generator yang dibuat menggunakan kombinasi Lazarus, jQuery-UI, NodeFire dan sedikit imajinasi. Jangan bandingkan Framework "newborn" ini dengan Framework lain yang jauh lebih kompleks seperti Yii atau CodeIgniter. Sesuai dengan misi awalnya, yaitu menciptakan sebuah Framework yang dapat menyediakan mekanisme CRUD dalam hitungan detik, kode-kode pembangun Framework Kiky Si Kancil ini terus mengalami perkembangan ke arah yang lebih baik. Sebagai pendatang baru, diharapkan Framework ini dapat menjadi bahan pembelajaran bagi para pengguna web, khususnya programmer. 

Salam Kancil (Rickman Roedavan) 

Halaman Login Framework


Halaman Submenu dari Framework


Submenu Home


Submenu Data


Submenu Skin Framework


Halaman Tabel


Halaman Tabel 2


Halaman User dan Admin


Itu adalah beberapa Screenshot dari Framework Kiky Si Kancil, Semoga bermanfaat dan bisa digunakan sebagai media pembelajaran


Apa itu Web 2.0 ???

Diposkan oleh Ridho Novdian



Pemrograman web diambil dari 2 suku kata yaitu pemrograman dan web. Pemrograman diartikan proses, cara, perbuatan program. Definisi Web : jaringan komputer yang terdiri dari kumpulan situs internet yang menawarkan teks dan grafik dan suara dan sumber daya animasi melalui protokol transfer hypertext. Orang banyak mengenal web dengan istilah WWW (world wide web), World Wide Web adalah layanan internet yang paling populer saat ini internet mulai dikenal dan digunakan secara luas setelah adanya layanan WWW. WWW adalah halaman-halaman website yang dapat saling terkoneksi satu dengan lainnya (hyperlink) yang membentuk samudra belantara informasi. WWW berjalan dengan protokol HyperText Transfer Protokol (HTTP). Halaman Web merupakan file teks murni (plain text) yang berisi sintaks-sintaks HTML yang dapat dibuka/ dilihat/ diterjemahkan dengan Internet Browser . Sintaks HTML mampu memuat konten text, gambar, audio, video dan animasi. Kini internet identik dengan web, karena kepopuleran web sebagai standar interface pada lanyanan-layanan yang ada di internet, dari awalnya sebagai penyedia informasi, ini digunakan juga untuk komunikasi dari email sampai dengan chatting, sampai dengan melakukan transaksi bisnis (commerce)

Banyak keuntungan yang diberikan oleh Aplikasi berbasis Web dari pada aplikasi berbasis desktop, sehingga aplikasi berbasis web telah diadopsi oleh perusahaan sebagai bagian dari strategi teknologi informasinya, karena beberapa alasan :
 1.  Akses informasi mudah,
 2.  Setup server lebih mudah
 3.  Informasi mudah didistribusikan
 4.  Bebas platform, informasi dapat disajikan oleh browser web pada sistem operasi mana saja karena   adanya standar dokumen berbagai tipe data dapat disajikan.

Web 2.0 menjadi topik hangat dalam pembahasan web saat ini tetapi kita akan membahas perkembangan dari Web.

Web 1.0
Merupakan teknologi Web generasi pertama yang merupakan revolusi baru di dunia Internet karena telah mengubah cara kerja dunia industri dan media. Pada dasarnya, Website yang dibangun pada generasi pertama ini secara umum dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif. Berbagai Website seperti situs berita “cnn.com” atau situs belanja “Bhinneka.com” dapat dikategorikan ke dalam jenis ini.

Web 2.0, adalah sebuah istilah yang dicetuskan pertama kali oleh O'Reilly Media pada tahun 2003, dan dipopulerkan pada konferensi web 2.0 pertama pada tahun 2004, merujuk pada generasi yang dirasakan sebagai generasi kedua layanan berbasis web—seperti situs jaringan sosial, wiki, perangkat komunikasi, dan folksonomi—yang menekankan pada kolaborasi online dan berbagi antar pengguna. O'Reilly Media, dengan kolaborasinya bersama MediaLive International, menggunakan istilah ini sebagai judul untuk sejumlah seri konferensi, dan sejak 2004 beberapa pengembang dan pemasar telah mengadopsi ungkapan ini.

Walaupun kelihatannya istilah ini menunjukkan versi baru daripada web, istilah ini tidak mengacu kepada pembaruan kepada spesifikasi teknis World Wide Web, tetapi lebih kepada bagaimana cara si-pengembang sistem di dalam menggunakan platform web. Mengacu pada Tim Oreilly, istilah Web 2.0 didefinisikan sebagai berikut:

    "Web 2.0 adalah sebuah revolusi bisnis di dalam industri komputer yang terjadi akibat pergerakan ke internet sebagai platform, dan suatu usaha untuk mengerti aturan-aturan agar sukses di platform tersebut. ”
Prinsip-prinsip Web 2.0
1.  Web sebagai platform
2.  Data sebagai pengendali utama
3.  Efek jaringan diciptakan oleh arsitektur partisipasi
4.  Inovasi dalam perakitan sistem serta situs disusun dengan menyatukan fitur dari pengembang yang terdistribusi dan independen (semacam model pengembangan "open source")
5.  Model bisnis yang ringan, yang dikembangkan dengan gabungan isi dan layanan
6.  Akhir dari sikllus peluncuran (release cycle) perangkat lunak (perpetual beta)
7.  Mudah untuk digunakan dan diadopsi oleh user

Web 2.0 mempunyai keuntungan yaitu memungkinkan pengguna internet dapat melihat konten suatu website tanpa harus berkunjung ke alamat situs yang bersangkutan.
Pada umumnya, Website yang dibangun dengan menggunakan teknologi Web 2.0 memiliki fitur-fitur sebagai berikut:
1.    CSS (Cascading Style Sheets)
2.    Aplikasi Rich Internet atau berbasis Ajax
3.    Markup XHTML
4.    Sindikasi dan agregasi data menggunakan RSS/Atom
5.    URL yang valid
6.    Folksonomies
7.    Aplikasi wiki pada sebagian atau seluruh Website
8.    XML Web-Service API

Web 3.0 / Semantic Web
Waaupun masih dalam perdebatan di kalangan analis dan peneliti, istilah Web 3.0 tetap berpotensi menjadi generasi teknologi di dunia Internet. Saat ini, definisi untuk Web 3.0 sangat beragam mulai dari pengaksesan broadband secara mobile sampai kepada layanan Web berisikan perangkat lunak bersifat on-demand. Namun, menurut John Markoff, Web 3.0 adalah sekumpulan teknologi yang menawarkan cara baru yang efisien dalam membantu komputer mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data online.

Berdasarkan definisi yang dikemukakan tersebut, maka pada dasarnya Semantic Web memiliki tujuan yang sama karena Semantic Web memiliki isi Web yang tidak dapat hanya diekpresikan di dalam bahasa alami yang dimengerti manusia, tetapi juga di dalam bentuk yang dapat dimengerti, diinterpretasi dan digunakan oleh perangkat lunak (software agents). Melalui Semantic Web inilah, berbagai perangkat lunak akan mampu mencari, membagi, dan mengintegrasikan informasi dengan cara yang lebih mudah.

Pembuatan Semantic Web dimungkinkan dengan adanya sekumpulan standar yang dikoordinasi oleh World Wide Web Consortium (W3C). Standar yang paling penting dalam membangun Semantic Web adalah XML, XML Schema, RDF, OWL, dan SPARQL.

Mungkin ini beberapa referensi ciri khas dari web 3.0
1   Transformation dari tmp penyimpanan yang bersifat terpisah pisah menjadi satu.
2   Ubiquitous connectivity, memungkinkan info diakses di berbagai media.
3  Network computing, software-as-a-service business models, Web services interoperability, distributed computing, grid computing and cloud computing;
4   Open technologies, sebagian besar semuanya berjalan dalam platform open source / free.
5   Open identity, OpenID, seluruh info adalah bebas dan sebebas – bebasnya.
6  The intelligent web, Semantic Web technologies such as RDF, OWL, SWRL, SPARQL, GRDDL, semantic application platforms, and statement-based datastores;
7   Distributed databases, database terdistribusi dalam WWD ( World Wide Database ).
8   Intelligent applications.

Dari seluruh sifat dan kriteria tersebut, yang bisa dijelaskan dan masih dapat diperkirakan berhasil barulah semantic web.

Perbedaan WEB 1.0, WEB 2.0 dan WEB 3.0

Web adalah suatu ruang informasi di mana sumber-sumber daya yang berguna diidentifikasi oleh pengenal global yang disebut Uniform Resource Identifier (URI). Secara umum, Web 1.0 dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif.Secara garis besar, sifat Web 1.0 adalah Read.

Lalu, tak lama kemudian muncullah Web 2.0 yang merupakan revolusi bisnis di industri komputer yang disebabkan oleh penggunaan internet sebagai platform, juga merupakan suatu percobaan untuk memahami aturan untuk mencapai keberhasilan platform baru.Sifat Web 2.0 adalah Read-Write. Era Web 2.0 tidak membutuhkan orang jenius yang hanya berkutat sendiri di ruang tertutup atau laboratorium untuk membuat teknologi baru yang dipatenkan agar membuat dirinya menjadi terkenal. Tapi era ini lebih membutuhkan orang untuk saling berbagi ilmu, pengalaman atau lainnya sehingga terbentuk komunitas online besar yang menghapuskan sifat-sifat individu.

Sedangkan letak perbedaan Web 1.0 dan Web 2.0 yaitu :

    Perilaku pengguna Membaca Menulis
    Pelaku utama Perusahaan Pengguna/Komunitas
    Hubungan dengan server Client-server Peer to peer
    Bahasa pemrograman penampil konten HTML XML
    Pola hubungan penerbit-pengguna Searah Dua arah/ Interaktif
    Pengelolaan konten Taksonomi/direktori Folksonomi/penanda/tag
    Penayangan berbagai kanal informasi Portal RSS/Sindikasi
    Hubungan antar pengakses Tidak ada Berjejaring
    Sumber konten Penerbit/pemilik situs Pengguna

Yang menjadi kunci perbedaan dalam Web 2.0 dan Web 1.0 adalah keterbatasan pada Web 1.0 yang mengharuskan pengguna internet untuk datang ke dalam website tersebut dan melihat satu persatu konten di dalamnya.Sedangkan Web 2.0 memungkinkan pengguna internet dapat melihat konten suatu website tanpa harus berkunjung ke alamat situs yang bersangkutan.Kemampuan web 2.0 dalam melakukan aktivitas drag and drop, auto complete, chat, voice dapat dilakukan layaknya aplikasi desktop.

Selanjutnya adalah Web 3.0, jika dunia seluler dikenal istilah 3G, maka di Internet ada yang namanya Web 3.0. Wow, apa pula ini? Apa bedanya dengan Web 2.0 yang sekarang sedang marak? Jangan salah, ternyata orang Indonesia juga sudah ada yang mengembangkannya.Konsep ini dapat diandaikan sebuah website sebagai sebuah intelektualitas buatan (Artificial Intelegence).Aplikasi – aplikasi online dalam website dapat saling berinteraksi, kemampuan interaksi ini dimulai dengan adanya web service.

Di web 3.0 ini, sudah terjadi konvergensi yang sangat dekat antara dunia TI dengan dunia telekomunikasi. Dunia web dan telco berkembang pesat seiring dengan kebutuhan pengguna. Penggunaan perangkat TI dan telekomunikasi nantinya sudah seperti sama saja tidak ada bedanya. Saat ini saja pertanda seperti itu sudah mulai bisa kita rasakan walaupun masih belum sempurna. Kita bisa menonton tivi di ponsel atau komputer, bisa mengakses internet di ponsel, bisa melakukan SMS dan telepon dari komputer. Ya karena konvergensi terhadap berbagai perangkat seperti hukum alam yang tidak bisa dielakkan. Semua mengalami evolusi menuju dunia yang lebih maju.

Permasalahan lain yang potensial muncul adalah, sebagai teknologi masa depan, Web 3.0 juga membutuhkan kecepatan akses Internet yang memadahi dan spesifikasi komputer yang tidak enteng, hal ini disebabkan tak lain karena teknologi ini secara visual berbasis 3D. Sedangkan seperti yang kita tahu biaya akses Internet dengan kecepatan tinggi di Indonesia ini masih terbilang mahal bagi masyarakat umum. Belum lagi jika dihitung dari biaya spesifikasi perangkat komputer yang dibutuhkan, mungkin masyarakat Indonesia yang ingin menikmati kecanggihan layanan berbasis teknologi Web 3.0 masih harus menarik napas penjang. Namun karena Web 3.0 sendiri masih dalam pengembangan, seiring dengan berlalunya waktu sebagai masyarakat Indonesia kita masih bisa mengharapkan bahwa biaya komunikasi, dalam hal ini koneksi Internet kecepatan tinggi akan semakin murah nantinya, sehingga terjangkau bagi masyarakat luas. Saat ini adaptasi Web 3.0 mulai dikembangkan oleh beberapa perusahaan di dunia seperti secondlife, Google Co-Ops, bahkan di Indonesia sendiri juga sudah ada yang mulai mengembangkannya, yaitu Li’L Online (LILO) Community.

Permasalahan lain yang potensial muncul adalah, sebagai teknologi masa depan, Web 3.0 juga membutuhkan kecepatan akses Internet yang memadahi dan spesifikasi komputer yang tidak enteng, hal ini disebabkan tak lain karena teknologi ini secara visual berbasis 3D. Sedangkan seperti yang kita tahu biaya akses Internet dengan kecepatan tinggi di Indonesia ini masih terbilang mahal bagi masyarakat umum. Belum lagi jika dihitung dari biaya spesifikasi perangkat komputer yang dibutuhkan, mungkin masyarakat Indonesia yang ingin menikmati kecanggihan layanan berbasis teknologi Web 3.0 masih harus menarik napas penjang. Namun karena Web 3.0 sendiri masih dalam pengembangan, seiring dengan berlalunya waktu sebagai masyarakat Indonesia kita masih bisa mengharapkan bahwa biaya komunikasi, dalam hal ini koneksi Internet kecepatan tinggi akan semakin murah nantinya, sehingga terjangkau bagi masyarakat luas.

Sumber Materi :

Ada kesalahan di dalam gadget ini